Susu Bubuk Kambing Etawa (MIM)

Kita ketahui bersama masyarakat Indonesia lebih familier dengan susu dalam bentuk formula (bubuk) dibandingkan dengan susu yang fresh (cair), dengan  ini kami mempersembahkan susu kambing bubuk terbaik.

Untuk itu guna menjaga kualitas susu kambing yang terkenal karena khasiatnya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. dibutuhkan keahlian khusus untuk tetap menjaga kualitas susu tidak kehilangan banyak nutrisi yang terkandung di dalamnnya. adapun kriteria yang kami terapkan dalam memproduksi susu kambing bubuk adalah :

1. Jenis kambing : Pemilihan jenis kambing etawa adalah faktor utama karena kambing yang akan diperah merupakan mesin produksi bahan baku susu, bila bahan baku yang dihasilkan pada awalnya sudah berkualitas rendah, walaupun diolah sedemikian rupa maka akan tetap menghasilkan kualitas yang rendah pula

2. Pakan kambing : Faktor pendukung agar kualitas susu yang dihasilkan kambing etawa lebih berkualitas, maka peternak berkewajiban memberi kambing tersebut makanan yang bergizi. Ibarat manusia membutuhkan nutrisi sempurna dalam makanan dan minuman sehari-hari yang kita kenal dengan istilah ” 4 sehat 5 sempurna”

3. Sumber pakan kambing : Ternyata untuk mendapatkan pakan kambing yang sehat dan bergizi perlu selektif memilih jenis dan ragamnya yang terdiri dari hijau-hijauan, protein, natrium, kalsium dll. agar kambing menjadi sehat dan menghasilkan susu yang menyehat pula

4. Lokasi peternakan : Udara yang bersih dan segar serta air minum kambing yang bebas limbah, tidak boleh kita abaikan. sebab bila lingkungan kambing sudah tercemar polusi dan limbah janganlah berharap kambing menjadi sehat apalagi susu yang dihasilkannya

5. Proses Pemerahan : Pemerahan merupakan tahapan yang tidak boleh dianggap sepele, lingkungan kandang yang bersih, kondisi fisik pemerah dan tempat penyimpanan hasil perahan

6. Proses Pengolahan : Untuk menjaga agar bakteri tidak mencemari susu dan Namun kualitas susu tetap ada, kami menggunakan metode pasteurisasi walaupun tidak menutup kemungkinan berkurangnya kadar nutri susu yang sangat dibutuhkan tubuh manusia.

7. Proses Pengemasan : Setelah melalui proses pengolahan dari cair menjadi bubuk, proses selanjutnya susu kami kemas dalam kemasan aluminium foil dan selanjutnya dimasukkan ke dalam box agar penampilannya lebih menarik

8. Proses Pemasaran dan Distribusi : Tahap akhir adalah pendistribusian ke seluruh wilayah Indonesia melalui jaringan sudah kami rencanakan sebelumnnya. Untuk para pebisnis yang ingin menjadi distributor atau agen dalam jaringan kami, silahkan mengajukan permohonan disertai biodata lengkap melalui e-mail : info@susukambingbubuk.com

Tempat Penjualan Susu Bubuk Kambing Etawa MIM

Susu bubuk kambing etawa MIM dapat ditemukan di supermarket, swalatan, apotik dan toko herbal, namun untuk menjamin kualitas produksi pembelian dapat dibeli di Distributor dan Agen resmi kami diantaranya :

JAKARTA SELATAN
1. WIWIN Kel Pejaten Timur Pasar Minggu Telp. 021-79194172(****)
2. GRAND LUCKY Kawasan Niaga Semanggi Depan Bengkel kafe (*)

JAKARTA PUSAT
1.MILA Kel Pramuka HP 0817 7070 2772 (**)
2. “Furqon”: Karet Sudirman Hp.021-44567593/0815-85868455

JAKARTA UTARA
1. NONI WIWI Kel sunter hp 0878 7811 1xxx (**)
2. EFI Kel koja selatan Tanjung Priok Hp 0815-14786xxx (**)
3. IYUS Kel Tugu Utara Hp 0857 1433 9xxx (**)

JAKARTA TIMUR
1. MUNDARI Kel Kayu Manis Matraman Hp 0816-1862xxx(***)

JAKARTA BARAT
1. ALAM Kel rawabelong keb jeruk Hp. 0858 8855 5xxx (**)
2. .” Mudofar”. Kb jeruk Jkt Barat Hp.0815-9461087

DEPOK
1. NURIDHA kel pancoran mas Depok hp 0878 2199 2637 (****)
2. dr ANANDA kel Kukusan Depok hp 0812 8666 8xx (**)
3. RAHMAT Kel sasakpanjang citayam Hp. 0812 1027 8764 (***)
4. IQBAL Kel Cilodong Hp 0899 286 4434 (**)

BEKASI
1. DENI Desa cileduk Bekasi hp 0819 3414 9637 (***)
2. YUNAN Kel Pedurenan Mustika Bekasi Hp 0817-6919xxx (***)

BANDUNG dan CIMAHI
1. SUTARTO Kel Sukapada Cibeunying Kidul Telp. 022-7210049 Hp. 0818-09709008 (***)
2. DIAN Kel Ranca Bolang Gede Bage Telp. 022-7535100 atau 0821-20015054 (***)
3. ATY Kel cibabat cimahi hp. 0822-15000xxx (***)
4. FAUZIYAH Kel Cijerah Pasir koja hp. 081808242045 (****)

TANGERANG
1. LIA Kel Bugel Cimone hp 0818 0707 8011 (****)
2. JALIL Kel Karawaci Baru Tangerang 0813-81412xxx (**)
3. CHRISNA Kel Larangan Hp. 0815 7328 5xxx (**)
4. “Ibu.Yeni” :Ciledug-Hp.0816-1421858/021-92378608

TANGERANG SELATAN
1. INU Kel Pondok Ranji Bintaro Hp. 0819 0604 2225 (***)
2. MAHMUD Kel Pamulang Barat Telp.0812 1015 3712 (***)
3. TANTI Kel Sawah Baru Ciputat Hp 0815 8413 6xxx (**)

SEMARANG
OSI Kel Muktiharjo Kidul Pedurungan (**)

BOGOR dan Sekitarnya
1. SOFYAN Kel Tanah sareal Hp 0819-06212636(***)
2. KUSUMO Kel Cibubur Hp 0811 7821 xxx (**)

SURAKARTA dan sekitarnya
ADI SANJAYA desa pandanan Klaten Hp. 0818 0206 8403 (****)

CIAMIS
FARIROH Kel Kertasari Ciamis HP. 085322586xxx (**)

PALEMBANG
1. EMI PERMATA KEL Kambang iwak Hp 0812 7823 xxx (**)
2. BRYAN Kel Kebun Bunga Hp 0811 7100 xxx (**)

SANGATTA
DESI NATALIA Sangatta HP 0813 5088 7xxx (**)

Serang Banten :
1.”Alma sofia”: Kramat watu Hp.0813-15245254

Cara Memilih Bibit Unggul Kambing Etawa

Usaha kambing perah Etawa tidak lepas dari pemilihan bibit yang baik karena bibit terbukti sangat berpengaruh besar terhadap produktifitas ternak. Oleh karena itu ternak kambing perah Ettawa yang dipilih harus berkualitas baik agar diperoleh produksi susu yang tinggi. Sebaiknya ternak bibit dibeli dari peternakan yang mempunyai kartu riwayat / recording sehingga dapat diketahui kinerja produksi induknya / tetuanya. Sayangnya peternakan pembibit seperti ini belum banyak ditemukan di Indonesia.

Dalam pemilihan bibit ini, peternak harus mempunyai pengetahuan tentang karakteristik kambing perah etawa yang baik. Beberapa parameter yang perlu diperhatikan kambing memilih bibit kambing perah ettawa antara lain sebagai berikut :

Etawa Betina kualitas baik
Etawa Betina kualitas baik

Bibit Kambing Betina Perah Ettawa
Ciri bibit kambing betina yang baik diantaranya sebagai berikut :

  • Mempunyai sifat / karakter keibuan
  • Garis punggung rata
  • Mata Cerah bersinar
  • Kulit halus dan bulu klimis / tidak kusam
  • Rahang atas dan bawah rata
  • Kapasitas rongga perut besar / tulang  rusuk terbuka
  • Dada Lebar
  • Kaki kuat dan normal
  • Berjalan normal / tidak pincang.
  • Ambing cukup besar, kenyal dan simetris
  • Puting susu dua buah dan normal / tidak terlalu besar / panjang atau terlalu kecil

 

Etawa Jantan
Etawa Jantan

Bibit Kambing Jantan / Pejantan Ettawa
Ciri bibit kambing jantan yang baik diantaranya sebagai berikut :

  • Mempunyai karakter jantan kuat, perototan yang kuat dan mata bersinar
  • Punggung kuat dan rata
  • kaki kuat dan simetris
  • Testis 2 buah normal , simetris dan keyal
  • Penis Normal
  • Libido tinggi

Jenis Kambing Perah Unggul

Beberapa jenis kambing yang ada di dunia yang termasuk kambing perah, antara lain kambing sanen, toggenburg, british alpine, nubian, jamnapari dan peranakan etawa (PE).

Kambing Saanen
Kambing Saanen

Kambing Saanen
– Asal : Lembah Saanen di Swiss
– Ciri Fisik : Warna bulu putih / krem keputihan, postur badan tinggi dan besar, telinga tegak
– Produksi susu : 800-900 kg / laktasi
– Masa Laktasi : 275 – 300 hari.

Kambing Toggenburg
Kambing Toggenburg

Kambing Toggenburg
– Asal : Lembah Toggenburg di Swiss
– Ciri Fisik : Warna Bulu bervariasi mulai dari coklat muda hingga coklat tua, telinga tegak mengarah depan atas, garis muka / hidung lurus atau sedikit cekung.
– Produksi susu : 600-900 kg / laktasi
– Masa Laktasi : 275 – 305 hari.

Kambing Alpine
Kambing Alpine

Kambing Alpine
– Asal : Perancis
– Ciri Fisik : Pola warna sangat bervariasi, ukuran tubuh termasuk kecil – sedang, garis muka / hidung lurus atau turun sedikit cekung
– Produksi susu : 600-900 kg / laktasi
– Masa Laktasi : 250 – 305 hari.

Kambing Nubian
Kambing Nubian

Kambing Nubian
– Asal : Oriental
– Ciri Fisik : Garis muka sedikit cembung, telinga agak panjang menggantu, bulu pendek dan mengkilap, warna bulu bervariasi, warna dominan hitam , coklat, sampai coklat kemerahan.
– Produksi susu : 700-900 kg / laktasin
– Masa Laktasi : 275 – 300 hari.

Kambing Jamnapari
Kambing Jamnapari

Kambing Jamnapari
– Asal : India Utara
– Ciri Fisik : Warna bulu putih dengan bercak coklat atau hitam, telinga panjang menggantung garis muka cembung.
– Produksi susu : 160-200 kg / laktasin
– Masa Laktasi : 210 – 240 hari.

Kambing Etawa
Kambing Etawa

Kambing Peranakan Etawa ( PE )
– Asal : Indonesia
– Ciri Fisik : Warna bulu kombinasi hitamdan putih atau putih dan coklat (bagian kepala sampai leher bewarna coklat atau hitam), telinga panjang menggantung, garis muka cembung, bulu rewos / surai menggantung terkulai, jantan dan betina bertanduk kecil.
– Produksi susu : 136 – 253 kg / laktasin
– Masa Laktasi : 175 – 287 hari.

Kambing peranakan etawa (PE) di Indonesia digolongkan sebagai kambing dwiguna (penghasil daging dan susu). Kambing ini asal muasalnya adalah persilangan antara kambing kacang lokal dengan kambing jamnapari dari India. Kambing PE banyak ditemukan di daerah kaligesing, kabupaten purworejo Jawa Tengah dan daerah kulon progo Yogyakarta, atau daerah lainnya dengan jumlah populasi yang tidak banyak.

kambing sapera
Kambing Sapera

Persilangan kambing sanen dengan kambing Etawa menghasilkan kambing Sapera denga produksi susu yang cukup tinggi. Selain itu warna bulunya putih krem dengan panjang telinga medium. Karakter dari tetuanya yaitu kambing saanen lebih ketara dibandingkan karakter kambing Etawa (PE).

Jenis jenis Kambing Liar

Beberapa jenis Kambing Liar di Dunia
Diperkirakan terdapat sekitar 300 breed (bangsa / rumpun) kambing di dunia. Sebagian besar breed ditemukan di daerah tropis dan subtropis. Dari Jumlah tersebut 70 breed ada di Afrika dan sekitar 22 breed di Asia yang banyak ditemukan di India, Pakistan dan Bangladesh. Berikut ini dijelaskan beberapa breed atau rumpun kambing liar yang pernah diketahui dan masih ada saat ini serta diketahui keberadaannya.

Kambing Goral (Nemorhaedini)

kambing goral
Kambing Goral

Kambing goral terdiri dari dua genus, yaitu genus Nemorhaedus dan Capriconis. Genus Nemorhaedus terdiri dari 2 spesies yaitu Nemorhaedus goral goral (Goral Khasmir) dan Nemorhaedus goral caudatus (Goral Cina Utara). Sementara itu genus Capriconus terdiri dari 2 spesies yaitu Capriconis sumantranensis (kambing liar sumatera) yang ditemukan di daerah Tapanuli , Kerinci , Ranau dan Lampung , serta Capriconi Scripus yaitu jenis kambing liar jepang.

Kambing Takin (Budorcatini)

kambing takin
Kambing Takin

Burdocatini terdiri dari satu genus yaitu genus Budoras. Spiesisnya meliputi Budoras taxicolor (Kambing Takin). Adapun subspiesis kambing takin diantaranya Budoras taxicolor taxicolor (Jepang), Budoras taxicolor Tribetana (Tibet) dan Budoras taxicolor bedfordi(Cina). Kambing liar ini termasuk kambing kecil dengan tinggi sekitar 1 m , bertanduk bulat pendek dan membengkok serta hidup di daerah pegunungan.

Kambing Kamois (Rupicaprini)

kambing kamois
Kambing Kamois

Kambing Kamois terdiri dari dua genus yaitu genus Rupicapra dan genus Oreamnos. Genus Rupicapra mempunyai satu spiesis yaitu R. Rupricapra (kambing kamois) yang hidup di daerah pegunungan di Eropa dan Asia Keci (Turki). Kambing Kamois ini sangat kecil dengan tinggi hanya 30cm. Sementara itu genus Oreamnos juga terdiri dari satu spiesis yaitu O americanus (kambing pegunungan rocky) yang ditemukan hidup liar di daerah pegunungan Rocky di amerika utara. Kambing Rocky jantan dan betina keduanya bertanduk.

Kambing Asli (Caprini)

kambing caprini
Kambing Caprini

Caprini terdiri dari 5 genus yaitu capra (kambing asli), Ammotragus, Hemitragus, Pseudosis dan Ovis. Genus Capra terdiri dari 4 spiesis yaitu C Ibex (kambing ibex), C Pyrenaica (Kambing liar spanyol), C falconeri (Kambing Markhor) dan C aegragus (kambing liar aegragus).
Capra ibex (kambing ibex) memiliki beberapa subspiesis yang tersebar dari daerah pegunungan di eropa barat sampai rusia. adapun subspiesisnya yaitu C ibex aplhina (kambing ibex pegunungan alpuna), C ibex nubina (kambing ibex nubian), C ibex wawlie (kambing ibex abesiana), C ibex servertozoi ( kambing ibex kaukasia barat), C ibex cylindricornis (Kambing ibex kaukasia timur) dan C ibex sibirica (Kambing ibex siberia).
Capra pyrenaica (kambing liar spanyol) juga memiliki beberapa subspiesis yaitu Cpyrenaica pyrenaica (kambing pyrenaica Spanyol).

Kambing Muskus (Ovibini)

Kambing Muskus
Kambing Muskus

Kambing Muskus mempunyai satu spiesis Ovibus Moschatus yang dikenal dengan nama musk ox. Jika dilihat sepintas bentuknya antara kambing dan sapi sehingga sering disebut sapi muskus. Kambing muskus tersebat di daerah alaska sampai daerah dekat kutub utara.

Pemerahan Susu Kambing Etawa

Pemerahan susu kambing etawa adalah suatu proses untuk memperoleh susu dari kambing etawa yang diperah ( ternak perah). Walaupun faktor genetik dan lingkungan seperti pangan memegang peran penting dalam mempengaruhi hasil perahan ( susu kambing etawa ) yang diperoleh, cara pemerahan juga ikut berpengaruh. Agar diperoleh hasil yang maksimal, beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemerahan susu kambing antara lain sebagai berikut.

1. Peralatan dan Bahan
Sebelum melakukan pemerahan pada kambing etawa, semua peralatan dan perlengkapan lainnya yang diperlukan untuk melakukan pemerahan susu harus disiapkan terlebih dahulu. Berikut jenis jenis peralatannya.

  • Tempat pemerahan berupa flatform / bale bale dan tempat duduk.
  • Alat pengukur volume susu kambing sekaligus untuk menampung susu kambing saat pemerahan.
  • Penyaring susu kambing
  • Teat Dip untuk puting susu / ambing
  • Sabun dan air.
  • Kain lap bersih
  • Ember plastik / stainless stell atau wadah lain untuk penampung susu kambing yang sudah diperah.
  • Panci dan kompor untuk pasteurisasi susu kambing etawa
  • Kantong Plastik
  • Pengepress Listrik / Electric Sealer.

Semua peralatan yang dipakai dipastikan dalam keadaan bersih. Sebelumnya peralatan dicuci dengan sabun, lalu dijemur dibawah terik matahari. Peralatan yang sudah kering dan tidak sedang dipakai ditutup dengan kain bersih.

2. Prosedur Pemerahan Susu Kambing
Kambing Etawa sebaiknya diperah dua kali sehari (pagi dan sore) dengan jadwal yang tetap. Jika bisa, pemerahnya pun orang yang sama / tetap. Adapun tahapan yang dilakukan saat pemerahan susu kambing adalah sebagai berikut.

  • Isi pakan konsentrat / hijauan pada tempat pakan di flatform / bale pemeranhan atau di gang way.
  • Tempatkan kambing etawa yang akan diperah diatasnya
  • Jika menggunakan gang pemerahan, masukan kambing etawa yang akan diperah ke dalam gang way
  • Bersihkan bagian bawah perut, ambing, dan sekitar ambing dengan air hangat, lalu lap kering
  • Bersihkan tangan pemerah
  • Periksa susu pancaran / drop pertama. Perhatikan apakah susu kambing tersebut sehat. Cirinya yaitu adanya benda kental seperti benang atau warna darah. Jika ada tanda tanda mastitis, susu kambing hasil perahan kambing etawa tersebut harus dibuang ( tidak boleh dikonsumsi ) dan kambing etawa harus segera diobati.
  • Buang drop susu kambing pertama. Tujuannya untuk membuang keluar bakteri yang ada pada saluran puting susu
  • Siapkan alat penampung susu kambing.
  • Pegang puting susu dengan ibu jari dan telunjuk. Beri tekanan pada puting dengan jari tengah yang diikuti jari manis , lalu terakahir kelingking sampai susu kambing memancar keluar.
  • Ulangi cara diatas berulang ulang sampai susu kambing di dalam ambing habis.
  • Untuk merangsang keluarnya air susu kambing, beri sodokan dan pijatan lembut pada ambing (meniru sodokan yang dilakukan oleh anak kambing yang sedang menyusu ).
  • Jangan memerah dengan memencet puting susu kambing dengan dua jari dan ditarik kebawah.
  • Setelah selesai, puting susu kambing dicelupkan pada teat dip, kemudian biarkan sementara sampai puting susu kering.
  • Kembalikan kambing etawa ke kandangnya
  • Catat produksi susu kambing setiap ekor kambing etawa.

Perawatan Kambing Perah Etawa

Perawatan Kambing Etawa

Air Susu Kambing Etawa merupakan produk utama ternak kambing etawa. Tinggi rendahnya produksi susu ditentukan oleh mutu genetik , pengaruh lingkungan, dan interaksi antara mutu genetik dengan lingkungan. Dalam kaitannya dengan pengaruh lingkungan, manajemen pemeliharaan akan sangat berpengaruh terhadap produksi susu kambing etawa yang diperoleh.

Kambing etawa memerlukan pemeliharaan yang berbeda dengan kambing potong. Misalnya induk laktasi sebaiknya ditempatkan pada kandang individu. Tujuannya untuk memudahkan kontrol terhadap konsumsi pakan dan air serta kondisi kesehatannya. Jika pakan yang diberikan berkualitas baik dan dalam jumlah yang cukup, air tersedia secara bebas, serta kondisi kesehatannya baik, ternak kambing etawa akan menghasilkan susu kambing etawa dengan potensi genetiknya.

1. Pemberian Pakan

Salah satu kunci sukses dalam pengangan kambing perah etawa ditentukan oleh kemampuan peternak dalam menyediakan pakan dalam jumlah yang cukup dan berkualitas baik. Kinerja kambing etawa dipengaruhi oleh kondisinya pada saat mulai dari masa prasapih, pasca sapih , bunting, laktasi dan masa kering. Fase fisiologi tersebut saling berkaitan seperti mata rantai. Kondisi yang kurang baik dari salah satu fase fisiologis tersebut akan mempengaruhi kinerja ternak secara keseluruhan.

a. Kambing pejantan dan betina sekitar masa kawin
Pemberian pakan berkualitas tinggi beberapa minggu sebelum dan sesudah perkawinan diharapkan dapat meningkatkan persentasi ternak bunting dan jumlah anak lahir.

b. Kambing Bunting
Selama kebuntingan kebutuhan gizi ternak adalah tinggi terutama pada bulan terakhir masa kebuntingan. Pemberian pakan tambahan berupa konsentrat 0,5 – 1 kg akan membantu pemenuhan gizi ternak.

c. Kambing masa laktasi
Saat laktasi ternak kambing etawa membutuhkan gizi yang cukup tinggi untuk memproduksi susu kambing etawa, selain untuk memenuhi kebutuhan perawatan. Jumlah pemberian pakan selama masa laktasi sangat tergantung dari tingkat produksi susu kambing etawa. Umumnya beberapa minggu setelah beranak, produksi susu kambing etawa tinggi, kemudian menurun secara perlahan hingga akhir laktasi

d. Kambing masa kering – tidak bunting dan tidak laktasi
Terkadang ternak mempunyai masa laktasi yang cukup panjang walaupun produksi susunya tidak begitu tinggi. Oleh karena itu diperlukan pengeringan dengan mengurangi frekwensi pemerahan. Bersamaan dengan pengurangan frekwensi pemerahan, dilakukan pengurangan konsumsi pakan. Namun tetap berikan pakan yang cukup dan berkualitas baik. Hindari perubahan pakan yang sangat mencolok selama periode ini. Jika perlu beri tambahan mineral miks dalam pakan atau beberapa tetes yodium dalam air minum.

e. Anak kambing Etawa
Pada masa prasapih ketergantungan anak sangat tinggi pada peternak. Segera setelah lahir ( 0,5-1 jam), anak kambing etawa harus sudah mendapat kolostrum. Setelah mendapat susu kolostrum selama 2-3 hari setelah lahir, anak kambing etawa diberi susu pengganti ( umumnya susu sapi) dengan jumlah pemberian meningkat secara bertahap, mulai dari 250ml sampai 1 liter perhari pada umur 2-3 bulan.Frekuensi pemberian susu dilakukan 2-3 kali perhari.

Kambing lepas sapi harus mendapa pakan yang cukup untuk mencapai pertumbuhan yang optimal. Frekuesi pakan dapat 2-3 kali perhari. Sebagai patokan, ternak kambing etawa dara dapat diberi pakan sekitar 15-20% dari berat badan.

2. Kebersihan Kandang.

Kebersihan didalam dan di sekitar kandang harus dijaga secara terus menerus. Kotoran ternak yang ada di lantai kandang dibersihkan setiap hari. Sementara itu kotoran yang terkumpul di kolong kandang secara rutin diangkut ke tempat penampungan untuk diproses menjadi pupuk organik. Ada baiknya kandang didisinfektan secara berkala.

Lantai kandang merupakan bagian kandang yang paling cepat mengalami kerusakan. Bagian kandang yang rusak harus segera diperbaiki. Tujuannya untuk menghindari kecelakaan pada ternak maupun petugas kandang.

3. Perawatan Kesehatan Kambing Etawa

Beberapa hal penting dalam perawatan kambing etawa yan ada kaitannya dengan kesehatan ternak , antara lain vaksinasi , pemotongan bulu dan kuku yang panjang serta memandikan ternak.

Penjelasan Produk Susu kambing Bubuk Etawa (MIM)

Susu Bubuk Kambing Ettawa : “Tidak ada susu kambing terbaik selain susu kambing Ettawa”
Adalah minuman tradisional bermanfaat untuk menghindari alergi, membantu penyembuhan berbagai macam gangguan metabolisme tubuh dan menjaga stamina tubuh tetap fit

Komposisi :
Susu Kambing Murni dan gula alami. Diolah secara higenis, Tanpa pemanis buatan dan pengawet kimia

Uji Laboratorium :

Fisik dan Kimia      Satuan         Hasil
Lemak                                %                  5,32
Besi                              mg/kg         29,87
Natrium                         mg/kg         587,25
Kalium                       mg/kg     1028,93
Calsium                        mg/kg          723,96
Zinc                             mg/kg           4,64

Simpan ditempat yang sejuk dan kering

Cara penyajian :
1. Masukkan 1 sachet susu bubuk kambing ettawa ke dalam gelas
2. Tuangkan air suhu 40 derajat dengan ukuran 180ml
3. Aduk perlahan hingga bercampur merata
Catatan : Untuk khasiat yang lebih baik gunakan air minum dengan suhu normal

Kandungan mineral dalam susu kambing :
Mineral alkaline, Asam amino esensial, A2-betakasein, Enzim Xanthine Oxydase, niasin, Medium Chain Trygliseride (MCT), Lactoglobulin, Riboflavin, Lactoferin, lactoperoxidase, lysozyme dan peptide

Cara Membuat Sate Kambing Bumbu Kecap

Sate kambing merupakan salah satu makanan favorite di Indonesia, bahkan di dunia menempati urutan ketiga setelah rendang. Hampir semua orang dewasa menyukai sate kambing apalagi jika diberi embel embel sate kambing muda, karena kelezatan sate kambing bukan hanya ada di cara pengolahannya saja tetapi daging kambing remaja tentu membuat cita rasa manis dan empuk. Kali ini kami akan mengulas cara membuat sate kambing bumbu kecap.

Bahan Membuat Sate Kambing :
750 gr daging kambing, potong dadu 2 cm
15 btg tusuk sate yang sudah direndam didalam air

Bahan Bumbu Olesan Sate Kambing :
5 lbr daun jeruk, diiris halus
10 btr bawang merah, diiris halus
1 sdm merica bubuk
100 ml kecap manis
2 sdm perasan air jeruk nipis

Bahan Pelengkap Sate Kambing :
50 gr kol, iris halus
4 bh tomat, iris tipis
6 sdm bawang goreng untuk taburan

Bahan Bumbu Kecap :
15 bh cabe rawit, iris halus
10 btr bawang merah, iris halus
5 sdm kecap manis
1 sdt merica bubuk
2 sdm air jeruk limau

Cara Membuat Sate Kambing Bumbu Kecap :
1. Cuci daging kambing, tiriskan.
2. Tusuk dengan tusukan sate, setiap tusuk diisi dengan 4 sampai 5 potong daging kambing.
3. Campur semua bahan bumbu untuk olesan sate.
4. Oleskan sate dengan bumbu lalu bakar sate dibara api sambil sesekali dioles-olesi dengan sisa bumbu sampai daging kambing benar-benar matang dan bumbu meresap.
5. Buat bumbu kecap dengan cara mencapur semua bahan bumbu kecap.
6. Sajikan sate kambing bersama bumbu kecap dan bahan pelengkapnya.