MIM Susu Kambing Bubuk Dibuat Dengan Teknologi Spray Dryer

MIM Susu Kambing Bubuk Dibuat Dengan Teknologi Spray Dryer

Teknologi pembuatan susu bubuk dengan spray dryer mulai dikenal sejak lama tetapi penggunanya baru sebatas pabrik pabrik susu besar karena teknologi ini cukup mahal apalagi jika digunakan untuk industry UKM / home industry yang biasa menggunakan teknik pengolahan susu dengan cara digoreng. Tetapi dibandingkan dengan yang lain, teknik Spray Dryer ini paling cepat dari sisi waktu dan hasilnya paling sempurna keringnya, sehingga susu bubuk yang dihasilkan bisa bertahan lebih dari 1 tahun, bahkan bisa mencapai 2 tahun.

Kali kami akan mengulas cara pembuatan susu bubuk kambing dengan teknologi Spray Dryer  . Sesuai dengan namanya yaitu Spray yang artinya penyemprotan dan Dryer yang artinya pengeringan, jadi dengan kata lain Spray Dryer adalah teknologi penyemprotan untuk kemudian dikeringkan.

 

Untuk cara pembuatannya adalah sebagai berikut :

1. Masukan susu kambing cair  yang sudah disaring dengan kain halus bersih kedalam wadah penampungan sementara yang terbuat dari stainless steel. Di MIM wadah yang kami gunakan adalah ukuran 150 liter untuk sekali produksi dalam waktu 3 jam.
2. Dari wadah tersebut susu kambing cair dialirkan ke tabung besar yang ukuran 10.000 liter yang sudah dialiri hawa panas diatas 150 derajat. Teknik pemindahannya ini kita sebut teknik spray, karena susu kambing disemprotkan dalam ukuran partikel kecil / nano sehingga berbentuk seperti kabut halus.
3. Dengan cara ini uap susu akan lari keatas sedangkan susu bubuk akan jatuh ke kebawah dalam bentuk partikel halus, dan partikel ini dihisap / disedot menuju tabung kedua dengan kapasitas 5.000 liter untuk menjalani proses pengeringan lebih lanjut sehingga didapatkan susu bubuk siap saji.
4. Untuk prosesnya sendiri tergantung kapasitas mesin spray dryer, MIM menggunakan 2 mesin yaitu kapasitas 50 liter / jam untuk mendapatkan 5-10 kg susu bubuk kambing dan mesin kecil dengan kapasitar 10 liter perjam untuk mendapatkan 1-2 kg susu kambing bubuk.
5. Yang harus rekan rekan perhatikan adalah berat jenis susu kambing cair yang dimasukan haruslah tinggi karena semakin rendah berat jenis susu kambing cair yang dimasukan, maka susu bubuk yang dihasilkan akan semakin sedikit.

Teknik ini sudah kami jalankan sejak 1 tahun yang lalu dengan hasil yang sangat memuaskan karena jika menggunakan teknik susu bubuk goreng tenaga kerja yang kami gunakan bisa 20 orang, maka dengan teknik ini cukup dibutuhkan 3 orang saja sekali produksi. Tentunya efisiensi tenaga kerja akan mengurangi jumlah biaya produksi sehingga bisa dikembalikan dalam bentuk kualitas susu bubuk yang lebih baik kepada customer.